MARANELLO – Presiden Tim Ferrari,
Sergio Marchionne mengatakan, timnya siap meninggalkan Formula One (F1)
jika perubahan regulasi jadi diberlakukan. Sebelumnya, Bernie
Eccelestone–selaku ketua penyelenggara F1–dan Presiden Federasi Otomotif
Dunia (FIA) akan memberlakukan penyetaraan mesin balap untuk musim
2016.
Eccelestone dan Todt diberikan kewenangan oleh World Motor
Sport Council–badan yang mengatur regulasi dan aturan balap–(WSMC) untuk
membuat balapan F1 lebih kompetitif. Dan mereka membuat peraturan semua
tim F1 akan menggunakan mesin balap yang sama yakni V6.
Ferrari pun lantas menolak kebijakan tersebut. Karena dinilai dapat
merusak rencana mereka memperkenalkan mesin yang lebih murah.
“Ini akan sagat memalukan (jika Ferrari keluar dai F1), tapi Ferrari
tidak bisa diam saja. Ferrari akan mencari jalan lain untuk menunjukkan
kemampuan mereka saat balapan dan meraih kemenangan,” ujar Marchionne,
mengutip dari
Crash, Rabu (16/12/2015).
“Kami akan membalap untuk membuktikan kepada diri kami sendiri dan
semua orang kalau kita bisa mengelola kemampuan sendiri. Saya sangat
mengerti kesulitan yang dihadapi tim kecil, tapi ini adalah seuatu yang
harus diselesaikan oleh FOM (Formula One Management). Bukan masalah
Ferrari,” tuntasnya.